Simfoni cinta pertama dari BCL mengalun mengisi seluruh kekosongan di relung kalbu malam ini.
Sunny. . .
Sunny. . .
Lagu mellow yang selalu mengingatkan ku pada sebuah kenangan yang tak akan pernah bisa sirna.
Bermula dari perayaan hari PGRI di tahun pertama masa putih-biru. sosoknya yang sampai saat ini masih sering terkenang. sosok kakak kelas 2 tingkat diatasku pada waktu itu.
Metamorfosa putih-biru yang baru terasakan dulu semakin penuh kejutan sejak aku mengenal sosok indah itu.
saat bibir ini tak mampu mengucapkan kesungguhan yang hanya bisa tersimpan rapi hingga detik-detik terakhir di bandara Selaparang beberapa tahun yang lalu.
Kamu yang entah sedang apa sekarang, akan tetap menjadi kamu..
Sosok lelaki pertama yang benar-benar aku kagumi setelah papaku. Andai dulu aku tak pernah pergi dari kota itu, mungkin rasa yang dulu begitu kuatnya merajai seluruh hati dan pikiranku akan tetap bertahan entah sampai kapan. yang jelas sosokmu akan selalu terkenang, kamu. . .
Yang akan tetap menjadi spesial di hidupku. kamu. . .
Yang akan selalu ada ruang di hatiku meskipun banyak yang datang dan pergi.
Lima tahun bukan waktu yang dipilih Tuhan untuk kembali sekedar mempertemukanku denganmu.
Dan setelah lima tahun berlalu, banyak hal yang harus terus berjalan. hal-hal yang seharusnya diterima dengan ikhlas karena-Nya :)
Jalan kita ditakdirkan untuk berbeda, semoga kehidupanmu selalu bahagia atas lindungannya. semoga dirimu bisa menjadi panutan dan teladan yang baik bagi makhluk kecil ciptaan Tuhan yang baru yang memanggilmu. . .
Ayah.
Semua tersimpan dalam satu paket
(putih-biru, film dan soundtrack "cinta pertama", kota di pulau seberang dan kamu, "HM")






